Kamis, 18 Desember 2014

Tugas Ilmu Budaya Dasar Bab 8 Tentang Manusia dan Pandangan Hidup

Tugas Ilmu Budaya Dasar
2. Manusia dan Pandangan hidup Bab 8
- Pengertian Pandangan Hidup
            Setiap  manusia  mempunyai  pandangan  hidup. Karena  itu ia menentukan masa  depan  seseorang.  Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, dan arahan. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah  menurut  waktu  dan tempat  hidupnya.

- Macam-macam Sumber Pandangan Hidup terdiri dari 3 macam yaitu :
(1)  Pandangan hidup yang berasal dari agama  yaitu  pandangan  hidup yang mutlak kebenarannya.
(2) Pandangan  hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan yang  terdapat  pada  negara  tersebut.
(3)  Pandangan  hidup  hasil  renungan  yaitu pandangan  hidup yang  relatif kebenarannya.

- Pandangan hidup Kristen protestan
Hakekat Tuhan Allah, menurut Alkitab, adalah menjadi sekutu umat-Nya, seperti hakekat manusia adalah menjadi sekutu Allah. Hakekat Tuhan Allah yang demikian itu diungkapkan atau dinyatakan di dalam firman dan karya-Nya.

- Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Pengertian ini diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide." Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung), sebagai akal sehat dan beberapa kecenderungan filosofis, atau sebagai serangkaian ide yang dikemukakan oleh kelas masyarakat yang dominan kepada seluruh anggota masyarakat (definisi ideologi Marxisme).

- Ada 2 hak ideologi yaitu:
1. Ideologi Terbuka
2. Ideologi Tertutup

- Pengertian cita-cita beserta contohnya
            Menurut   kamus  umum  Bahasa  Indonesia,  yang  disebut  cita-cita  adalah  keinginan, harapan,   tujuan  yang  selalu  ada  dalam  pikiran.  Baik  keinginan,  harapan,  maupun   tujuan merupakan   apa  yang  mau  diperoleh  seseorang  pada  masa  mendatang. cita-cita  merupakan  keinginan,  harapan,  dan  tujuan  manusia   yang makin  tinggi  tingkatannya. Apabila  cita-cita  itu tidak mungkin  atau belum mungkin  terpenuhi,  maka  cita-cita  itu disebut angan-angan. Misalnya  seorang anak bercita-cita ingin  menjadi manajer,  ia belum  sekolah,  tidak mungkin  berpikir  baik,  sehingga  tidak  punya kemampuan   berusaha  mencapai  cita-cita.  Itu baru dalam  taraf  angan-angan. Faktor yang menguntungkan merupakan kondisi yang memperlancar tercapainya suatu cita-cita. Sedangkan faktor yang menghambat merupakan kondisi  yang  merintangi  tercapainya  suatu cita-cita. Contoh misalnya  sebagai  bcrikut  :
Amir dan Budi adalah dua anak pandai dalam satu kelas, keduanya bercita-cita menjadi sarjana. Amir  anak orang  yang cukup kaya, sehingga dalam mencapai cita-citanya tidak mengalami hambatan. Malahan Amir dapat dikatakan bahwa kondisi ekonomi orang tuanya merupakan faktor yang menguntungkan  atau memudahkan  mencapai cita-citanya. Sebaliknya Budi yang ekonomi orang tuanya merupakan faktor lemah, menyebabkan Budi tidak mampu mencapai cita-citanya, sehingga merupakan  hambatan bagi  Budi dalam  mencapai  cita-citanya.

- Pengertian dan Makna Kebajikan
            Kebajikan  atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan  kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan  yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Makna kebajikan manusia berbuat  baik, karena menurut  kodratnya  manusia  itu baik, mahluk  bermoral. Atas  dorongan  suara hatinya  manusia  cenderung  berbuat  baik. Manusia adalah seorang  pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Kedua unsur  itu terpisah  bila manusia  meninggal.  Karena merupakan  pribadi, manusia  mempunyai pendapat  sendiri,  ia mencintai  diri sendiri, perasaan  sendiri, cita-cita  sendiri dan sebagainya. Justru  karena  itu, karena  mementingkan diri sendiri, seringkali manusia  tidak mengenal kebajikan. Manusia merupakan mahluk social manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota  masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan,dan sebagainya. Manusia sebagai mahluk Tuhan diciptakan Tuhan dan dapat berekembang karena Tuhan. Untuk itu manusia  dilengkapi  kemampuan  jasmani  dan  rohani juga  fasilitas  alam sekitarnya  seperti  tanah, air, tumbuh-tumbuhan dan sebagainya.

- Faktor – Faktor yang Menentukan tingkah laku seseorang:

1. Faktor Biologis
2. Faktor Sosiopsikologis

 - Usaha perjuangan
            Usaha perjuangan  adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja  keras  untuk  melanjutkan hidupnya, Sebagian hidup manusia adalah  usaha perjuangan. Perjuangan   untuk  hidup,  dan  ini sudah  kodrat  manusia.  Tanpa  usaha, perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna.  Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia harus  kerja keras. Apabila seseorang bercita-cita menjadi ilmuwan, ia harus rajin belajar dan tekun serta memenuhi semua  ketentuan  akademik. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani,  atau dengan kedua-duanya.  Para ilmuwan lebih banyak bekerja keras dengan otak/ilmunya  daripada dengan  jasmaninya.   Sebaliknya   pam  buruh,  petani  lebih  banyak  menggunakan   jasmani daripada  otaknya.  Para tukang dan pam ahli lebih banyak menggunakan  kedua-duanya   otak dan jasmani  daripada  salah satunya.  Para politisi lebih banyak  kerja  otak daripada  jasmani. Sebaliknya  para prajurit  lebih banyak kerja jasmani  daripada  otak. Kerja keras pada dasamya  menghargai dan meningkatkan  harkat dan martabat manusia. Sebaliknya  pemalas  membuat  manusia  itu miskin,  melarat,  dan berarti  menjatuhkan  harkat dan martabatnya  sendiri. Karena itu, tidak boleh bermalas-malas,  bersantai-santai  dalam hidup ini. Santai  dan  istirahat  ada waktunya  dan manusia  mengatur  waktunya  itu.

- Ada 3 Aliran Filsafat yaitu:
1. Materialisme
2. Idealisme
3. Situasi dan Kondisi Dunia

- Pengertian Keyakinan/kepercayaan
 Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Karena keyakinan adalah sikap manusia yang meyakinkan dirinya bahwa dirinya mencapai kebenaran sedangkan kepercayaan adalah sikap benar atau tanggung jawab yang diberikan oleh Tuhan atau seseorang untuk kita laksanakan.

- Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik yaitu:
(1)   Mengenal
 (2)  Mengerti
 (3) Menghayati
 (4) Meyakini
 (5.) Mengabdi
 (6) Mengamankan

Daftar Pustaka:  

Nama: Carmelie Febryanti K
Kelas: 1EA11

NPM: 12214283

Tugas Ilmu Budaya Dasar Bab 7 tentang Manusia dan Keadilan

Tugas Ilmu Budaya Dasar
1. Manusia dan Keadilan Bab 7
-         -  Pengertian Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan.
-        - Makna Keadilan menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia berasal dari kata adil yang berarti kejujuran,kelurusan dan keikhlasan dan tidak berat sebelah,tidak memihak,tidak sewenang-wenang. Menurut Ensiklopedia Indonesia kata Adil berarti :
  • Tidak berat sebelah atau tidak memihak kesalah satu pihak.
  • Memberikan sesuatu kepada setiap orang sesuai dengan hak yang harus diperolehnya.
  • Mengetahui hak dan kewajiban, mana yang benar dan yang salah, jujur, tepat menurut aturan yang berlaku.
  • Tidak pilih kasih dan pandang siapapun, setiap orang diperlakukan sesuai hak dan kewajibannya. 
- Contoh tentang keadilan: Seorang Ayah memberikan uang jajan kepada ketiga anaknya dengan adil dan tidak pilih kasih.

- Sila dalam pancasila yang berhubungan dengan keadilan sosial yaitu sila kelima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang artinya langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur. Setiap manusia berhak untuk mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya sesuai dengan kebijakannya masing-masing.

- 5  Wujud keadilan sosial yang diperinci dalam perbuatan dan sikap adalah:
1. Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan ke gotong-royongan.
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan.
4. Sikap suka bekerja keras.
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

- 8 (delapan) jalur pemerataan yang merupakan asas keadilan sosial adalah:
1. Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sandang dan perumahan (papan).
2.      Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
3.      Pemerataan pembagian pendapatan.
4.      Pemerataan kesempatan kerja.
5.      Pemerataan kesempatan berusaha.
6.    Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita.
7.      Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air.
8.      Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

-  Macam-macam  keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya.

- Perbedaan Keindahan Sebagai Suatu Kualitas Abstrak Dan Sebagai Sebuah Benda Tertentu Yang Indah
Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak (Beauty as an abstract quality) menggambarkan sesuatu yang kontemporer dan bersifat nonrealistik di mana sang pencipta karya menggambarkan sesuatu yang tidak bisa dimengerti secara umum dan tidak sesuai dengan realita. Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah keindahan yang memiliki konsep pemahaman dan nilai yang berbeda dengan kualitas abstrak di mana benda yang dimaksud dalam hal ini adalah sesuatu yang mewakili keindahan secara umum dan dapat dengan mudah diterima maupun dipahami oleh masyarakat.
Contoh keindahan dalam bentuk benda:
Secara alami : Manusia menaruh rasa kagum atas keindahan alam yang merupakan ciptaan dari  Yang Maha Kuasa.
Buatan tangan : Karya seni yang memiliki nilai estetika yang dapat dinilai oleh manusia.

- keindahan seluas-luasnya dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas,
2. Keindahan dalam arti estetik murni,
3. Keindahan dalam arti terbatas.

- Nilai Estetik timbul dari suatu objek yang di lihat oleh kita,Estetik berasal dari kata Estetika yang berarti salah satu cabang dari filsafat. Estetika adalah ilmu yang mempelajari tentang keindahan dari suatu objek yang indah. Jadi Nilai Estetik sendiri mempunyai arti nilai dari suatu keindahan yang kita rasakan setelah kita rasakan maka kita pun akan menilai seberapa indah objek tersebut.

- Perbedaan nilai intrinsik dan nilai ekstrinsik
Nilai Ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/ Contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Sedangkan Nilai Intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.

- Pengertian tentang Kontemplasi dan Ekstansi
- Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah yang merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan.
- Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.

- Teori dalam Renungan terbagi 3 yaitu:
• Teori pengungkapan
• Teori metafisik
• Teori psikologis

- Teori Keserasian dibagi menjadi 2 yaitu:
a. Teori objectif dan subjectif
     b.Teori Perimbangan


Daftar Pustaka:

Nama: Carmelie Febryanti Karsono
Kelas: 1EA11

NPM: 12214283